Direktur Utama Bank BTN, Nixon LP Napitupulu. (FOTO: Antara)

BTN Konsisten Layani Perumahan Rakyat

Jakarta, SIARD – Peran PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN dalam melayani negeri ini, melalui kolaborasi dan akses akan hunian rakyat tidak perlu diragukan lagi.

Sejak tahun 1976, BTN secara resmi tercatat konsisten melayani pemenuhan kebutuhan perumahan rakyat di Indonesia, khususnya melalui penyaluran Kredit Pemilikan Rumah (KPR).

Bahkan, peran BTN dalam menjembatani antara pemerintah, pengembang, dan masyarakat untuk menciptakan hunian berkualitas, sesuai dengan Program 3 Juta Rumah yang merupakan janji Presiden Prabowo Subianto untuk mengatasi backlog (kekurangan) hunian bagi Masyarakat Berpenghasilan Rendah (MBR) sudah sering mendapatkan penghargaan baik di dalam maupun mancanegara.

Seperti pada Kamis 5 Februari 2026, BTN menerima penghargaan dalam ajang Anugerah Forwapera (Forum Wartawan Perumahan Rakyat) 2026. Bank pelat merah ini berhasil meraih anugerah, karena diakui atas dedikasi dan kolaborasi luar biasa dalam mendukung ekosistem perumahan, khususnya dalam perannya sebagai lembaga pembiayaan perumahan.

Menurut Ketua Forwapera, Erfendi Eka Putra, penghargaan tersebut merupakan apresiasi atas dedikasi, loyalitas, dan kolaborasi luar biasa dari seluruh stakeholder perumahan, baik tokoh, asosiasi, perusahaan pengembang, hingga proyek-proyek perumahan dan properti terbaik di Tanah Air.

Berdasarkan penilaian Forwapera, sebanyak 40 penerima penghargaan Anugerah Forwapera 2026, yang terbagi dalam lima kategori, yaitu Kategori Tokoh Inspiratif, Kategori Penghargaan Khusus, Kategori Pengembang dan Proyek Properti (Subsidi dan Non-Subsidi), Kategori Perbankan dan Lembaga Keuangan Non-Bank, dan Kategori Pendukung Industri.

“BTN sendiri, termasuk di antara 40 stakeholder properti (pengembang, bank, lembaga pembiayaan) yang diberikan apresiasi oleh Forwapera atas kontribusinya pada sektor perumahan rakyat,” ujar Erfendi.

Baca Juga: Qatar Siapkan USD2 Miliar Ajak BTN Bangun 100 Ribu Unit Hunian

Selain menerima penghargaan, ajang ini juga menyoroti peran strategis BTN bersama mitra pengembang dalam menyalurkan KPR, baik subsidi maupun nonsubsidi. Anugerah ini juga diberikan sebagai bentuk apresiasi atas peran aktif pemangku kepentingan dalam mendukung program perumahan rakyat yang inklusif.

BTN Pimpin Penyaluran KPR Sejahtera FLPP

Sementara itu, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) merilis realisasi penyaluran KPR Sejahtera Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) periode 1–31 Januari 2026, yang secara nasional, penyaluran mencapai 7.312 unit dengan nilai pembiayaan sebesar Rp 912,4 miliar.

Dari total tersebut, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) mencatatkan penyaluran tertinggi, yakni 4.160 unit. Realisasi tersebut melampaui bank-bank lain yang tergabung dalam Himpunan Bank Milik Negara (Himbara).

Berdasarkan data BP Tapera, setelah BTN, Bank Syariah Nasional (BSN) menyalurkan 861 unit KPR Sejahtera FLPP. Selanjutnya, PT Bank Mandiri (Persero) Tbk membukukan 699 unit, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) sebanyak 616 unit, serta PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) sebesar 587 unit.

Sementara itu, berdasarkan data internal BTN, realisasi penyaluran KPR Sejahtera FLPP perseroan hingga akhir Januari 2026 mencapai 6.749 unit. Angka ini lebih tinggi dibandingkan catatan BP Tapera, karena terdapat sejumlah akad kredit yang telah dilakukan BTN namun masih dalam proses penagihan ke BP Tapera.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, kinerja awal tahun ini melanjutkan konsistensi kinerja perseroan sepanjang 2025. Pada tahun lalu, BTN berhasil menyalurkan KPR Sejahtera FLPP sebanyak 192.208 unit. Rekam jejak tersebut, memperkuat posisi BTN sebagai bank dengan pengalaman dan jaringan terluas dalam pembiayaan perumahan rakyat.

“Dominasi BTN pada Januari 2026, menunjukkan kesiapan sistem, jaringan, dan kemitraan yang telah kami bangun secara konsisten. Kami berkomitmen untuk terus memperluas akses pembiayaan hunian bagi masyarakat berpenghasilan rendah sebagai bagian dari peran BTN sebagai mitra strategis pemerintah,” ujar Nixon, dalam keterangannya, Selasa 17 Februari 2026.

Direktur Utama BTN Nixon LP Napitupulu sedang menunjukkan grafik. (FOTO: Istimewa)

Pada 2026, pemerintah menetapkan kuota nasional FLPP sebesar 350.000 unit. Dari jumlah tersebut, BTN memperoleh alokasi kuota sebanyak 172.000 unit.

Nixon menambahkan, perseroan siap mengoptimalkan alokasi kuota tersebut melalui penguatan kolaborasi dengan pemerintah, BP Tapera, serta mitra pengembang di berbagai wilayah.

“Transformasi digital dan optimalisasi jaringan distribusi akan terus kami dorong agar proses pembiayaan semakin cepat, transparan, dan tepat sasaran,” tambahnya.

Dengan konsistensi kinerja sejak 2025 hingga awal 2026, BTN menegaskan posisinya sebagai mitra strategis pemerintah dalam pembiayaan perumahan rakyat, serta institusi perbankan dengan kapasitas terbesar dalam mendukung pemerataan akses hunian layak dan terjangkau di seluruh Indonesia.

Raih Sustainability Champion

Di awal tahun ini (Januari 2026), BTN berhasil meraih penghargaan Sustainability Champion 2025, dalam ajang Indonesia Rising Stars Award 2026 yang digelar di Hyatt Park Jakarta, pada Kamis 15 Januari 2026. Penghargaan tersebut diterima oleh Market & Liquidity Risk Management Department Head Arief Muhammad, sebagai perwakilan manajemen.

Kategori Sustainability Champion 2025, diberikan kepada perusahaan yang dinilai memimpin upaya keberlanjutan melalui penerapan Environmental, Social, and Governance (ESG), pengelolaan lingkungan, pengembangan ekonomi sirkular, serta inisiatif sosial jangka panjang. Penilaian difokuskan pada dampak yang terukur terhadap lingkungan dan masyarakat.

BTN secara konsisten menjadikan keberlanjutan sebagai strategi bisnis inti, khususnya dalam mendukung pembiayaan perumahan nasional. Pendekatan ESG tidak hanya diterapkan sebagai kebijakan, tetapi diintegrasikan dalam model bisnis perseroan secara menyeluruh.

Pada 2025, BTN mempelopori pembiayaan rumah rendah emisi karbon yang menggunakan material ramah lingkungan, serta bahan hasil daur ulang. Inisiatif ini menjadi salah satu langkah konkret BTN dalam menekan jejak karbon sektor perumahan sekaligus mendorong pemanfaatan sumber daya secara berkelanjutan.

Program tersebut, juga mencatatkan terobosan pertama di Indonesia melalui skema yang mengonversikan sampah menjadi nilai ekonomi bagi nasabah Kredit Pemilikan Rumah (KPR). Dengan pendekatan ini, pengelolaan sampah tidak hanya berdampak pada lingkungan, tetapi juga memberikan manfaat ekonomi yang terintegrasi dengan akses kepemilikan hunian.

Dari aspek sosial, BTN terus memperkuat perannya sebagai pilar pembiayaan rumah rakyat, termasuk bagi masyarakat berpenghasilan rendah serta pekerja di sektor-sektor strategis. Akses terhadap hunian yang layak dipandang sebagai fondasi penting dalam meningkatkan kualitas hidup, stabilitas sosial, dan inklusi masyarakat.

BTN Terima Penghargaan di Hapernas 2025

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, melalui Direktur Consumer Banking BTN, Hirwandi Gafar, menerima piagam penghargaan dari Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP), Maruarar Sirait, dalam rangka peringatan Hari Perumahan Nasional (Hapernas) 2025.

Penghargaan ini menjadi bentuk apresiasi atas kontribusi BTN dalam memperluas akses rumah layak bagi masyarakat, melalui ragam produk pembiayaan yang adaptif, serta dukungan dari sisi suplai seperti kredit konstruksi dan pembiayaan lahan untuk pengembang.

Tak hanya dari sisi pembiayaan, BTN juga menghadirkan ekosistem digital properti “Bale by BTN” sebagai inovasi end-to-end yang memudahkan masyarakat mencari, mengakses, dan mengajukan pembiayaan hunian secara digital.

Langkah tersebut, sejalan dengan tema Hapernas tahun ini, “Bersama Mewujudkan Rumah Layak untuk Kesejahteraan Rakyat,” yang menekankan pentingnya kolaborasi, inklusivitas, dan transformasi digital dalam pembangunan sektor perumahan nasional.

Baca Juga: Perkuat Pendanaan, BTN Bidik 21 Ribu Pengguna Bale Korpora

Raih Dua Penghargaan di ASEAN Corporate Governance Awards 2025

Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk kembali menorehkan prestasi di kancah internasional. Dalam ajang ASEAN Corporate Governance Awards (ACGA) 2025, BTN berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yaitu Top 50 ASEAN Public Listed Companies (PLCs) dan Top 5 Indonesia Public Listed Companies (PLCs).

Penghargaan ini, merupakan hasil dari proses seleksi dan evaluasi ketat terhadap 569 perusahaan publik dari enam negara Asia Tenggara, melalui mekanisme ASEAN Corporate Governance Scorecard (ACGS) yang telah diakui secara internasional sebagai standar penilaian tata kelola perusahaan berbasis prinsip transparansi, akuntabilitas, dan keberlanjutan.

Direktur Human Capital and Compliance BTN, Eko Waluyo mengatakan, capaian ini menjadi validasi atas perjalanan panjang transformasi tata kelola di BTN yang dijalankan secara konsisten.

“Penerapan GCG, bukan sekadar kewajiban administratif, tetapi telah menjadi budaya kerja dan bagian dari strategi bisnis berkelanjutan BTN. Kami percaya bahwa tata kelola yang kuat akan memperkuat kepercayaan publik, memperbaiki efisiensi operasional, dan mendukung kinerja jangka panjang,” ujar Eko di Kuala Lumpur, Malaysia, Kamis 24 Juli 2025.

Prestasi tersebut, menambah deretan penghargaan yang pernah diraih BTN dalam ajang ACGS sebelumnya, di antaranya sebagai Top 3 Indonesia PLCs dan termasuk dalam ASEAN Asset Class bersama 10 perusahaan terbaik lainnya.

Konsistensi dalam penerapan prinsip tata kelola terbaik ini, juga menunjukkan bahwa BTN terus melakukan perbaikan dan pembenahan secara berkelanjutan di seluruh aspek organisasi.

Dari sisi penilaian nasional, RSM Indonesia sebagai Domestic Ranking Body menyatakan bahwa penghargaan ini mencerminkan kemajuan perusahaan-perusahaan publik Indonesia, khususnya BUMN, dalam menerapkan praktik tata kelola yang sejajar dengan standar global.

“Semakin banyak perusahaan, termasuk BUMN seperti BTN, yang menunjukkan komitmen berkelanjutan dalam memperkuat transparansi, akuntabilitas, serta peran Direksi dan Dewan Komisaris. Penghargaan ini mencerminkan bahwa tata kelola yang baik tidak hanya membangun kepercayaan pasar, tetapi juga mendukung pertumbuhan berkelanjutan,” ujar Corporate Governance Expert ACGS dan Senior Partner RSM Indonesia, Angela Simatupang.

Ketua ACMF Working Group on Corporate Governance sekaligus Ketua Philippines Securities and Exchange Commission, Francisco Edralin Lim, turut menyampaikan apresiasi terhadap pencapaian perusahaan-perusahaan yang menerima penghargaan tahun ini.

Ia menekankan bahwa hasil penilaian 2023/2024, mencerminkan peningkatan nyata dalam kualitas tata kelola perusahaan di kawasan. “Para penerima penghargaan telah menunjukkan bukan hanya kepatuhan, tetapi juga keteladanan. Prestasi mereka menjadi tolok ukur bagi perusahaan lain di kawasan ASEAN untuk terus meningkatkan standar tata kelola secara kolektif,” ujar Lim.

Penghargaan ini menjadi pemacu bagi BTN untuk terus memperkuat tata kelola perusahaan demi mendukung agenda pertumbuhan yang inklusif, kredibel, dan berkelanjutan, baik di level nasional maupun regional.

BTN Raih Penghargaan Global Brand Awareness 2025

Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk berhasil meraih penghargaan Global Brand Awards 2025 dari Global Brands Magazine, sebuah majalah brand internasional terkemuka yang berbasis di Inggris, atas keberhasilan perseroan dalam melakukan transformasi brand image-nya sebagai bank pendukung sektor perumahan terkemuka di Indonesia berbasis inovasi digital.

Berkat keberhasilan tersebut, BTN berhasil meraih dua penghargaan sekaligus, yakni Best Mortgage Bank, dan Best Savings Bank. Penghargaan tersebut diterima langsung oleh Direktur Network and Retail Funding BTN Rully Setiawan pada Jumat 13 Juni 2025, saat malam anugerah Global Brand Awards Night 2025 yang diadakan di Grand Hyatt Hotel, Dubai, Uni Emirat Arab.

Penghargaan Best Savings Bank yang diraih BTN ini, juga sejalan dengan transformasi perseroan yang menargetkan dalam beberapa tahun ke depan akan memperbesar komposisi dana murah hingga lebih dari 60 persen dengan menggenjot dana tabungan dan giro lebih besar lagi. Transformasi dalam sisi pendanaan ini dilakukan sesuai dengan semangat BTN menjadi bank tabungan bagi masyarakat Indonesia.

Direktur Utama BTN, Nixon LP Napitupulu mengatakan, perseroan sangat mengapresiasi penghargaan yang diberikan lembaga internasional dalam ajang Global Brand Awards 2025.

“Kami merasa berbangga, karena brand BTN yang sudah kuat mendapat pengakuan internasional. Ini berkat kerja keras kami yang konsisten dalam transformasi perseroan secara menyeluruh. Kami berharap, penghargaan ini dapat semakin memacu semangat para BTNers untuk terus meningkatkan kualitas kinerjanya dan menciptakan inovasi-inovasi yang dapat menjawab kebutuhan masyarakat di era yang penuh tantangan,” ujar Nixon dalam keterangan tertulisnya, Minggu 15 Juni 2025.

Sebagai salah satu penghargaan prestisius di tingkat internasional, Global Brand Awards memberikan pengakuan terhadap berbagai perusahaan di dunia yang dianggap telah melakukan lompatan luar biasa di bidang mereka masing-masing melalui upaya peningkatan kualitas produk dan layanan, sehingga mencapai brand excellence yang diakui masyarakat umum.

Lebih dari 18.000 perusahaan dari berbagai negara berpartisipasi dalam proses penjurian yang ketat untuk dapat dinominasikan sebagai calon pemenang penghargaan. Penjurian dilakukan secara independen oleh agensi riset eksternal yang menganalisis data teknikal dan fundamental mengenai kiprah para partisipan dari sumber-sumber publik, serta presentasi yang dilakukan secara daring (online).

Berdasarkan penilaian tersebut, BTN dianggap berhasil mengembangkan citra merk (brand image) sebagai bank yang memimpin pasar kredit kepemilikan rumah (KPR) dan juga pendanaan atau saving bank dengan dilandasi oleh transformasi berkelanjutan.

Dengan pangsa pasar KPR nasional sebesar 40,8 persen dan KPR Subsidi 82,2 persen pada tahun 2024, BTN dinilai memainkan peran kunci dalam pengembangan ekosistem perumahan nasional, terutama dengan menggerakkan sisi penawaran dan permintaan (supply and demand).

“BTN telah terbukti menjadi key enabler dalam mengurangi backlog perumahan nasional, serta mendukung upaya pemerintahan Presiden Prabowo Subianto melalui penyediaan akses kepada pembiayaan KPR Subsidi untuk kepemilikan perumahan layak dan terjangkau terutama di kalangan MBR (masyarakat berpenghasilan rendah),” tutur Nixon.

Tidak hanya itu, BTN dinilai sukses dalam mengembangkan solusi inovatif berupa ekosistem KPR digital melalui Super App bernama Bale by BTN. Nixon mengatakan, BTN telah bertransformasi menjadi penyedia One Stop Digital Housing Services, yang menyediakan solusi untuk berbagai kebutuhan di sektor properti melalui bantuan platform digital yang terintegrasi hanya melalui satu aplikasi saja.

Dari sisi brand excellence, transformasi digital ini meningkatkan value proposition BTN di seluruh rantai pasok perumahan nasional, karena menawarkan nilai tambah dan pengalaman yang berbeda bagi nasabah dengan kehadiran yang kuat, dikenal, dan dipercaya di pasar.

“Tujuan strategis BTN dalam transformasi digitalnya adalah menawarkan solusi yang komprehensif atau end-to-end secara seamless bagi semua pihak di sektor perumahan, termasuk di antaranya pengembang dan nasabah. Inovasi kami melalui Bale by BTN telah diakui sebagai solusi yang unik dan berbeda dari para pemain lainnya, terbukti dari layanan pengajuan KPR secara online melalui aplikasi yang telah mencapai satu juta lebih hingga kini,” ujar Nixon.

BTN Raih Tiga Penghargaan di ajang Asian Banking & Finance Awards 2025

Sementara itu, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, mengumumkan dalam media sosialnya pada Jumat 23 Juli 2025, berhasil menorehkan prestasi di kancah internasional, dengan meraih tiga penghargaan sekaligus dari ajang Asian Banking & Finance Awards 2025.

Penghargaan yang diterima, yaitu Branch Innovation of The Year untuk inovasi layanan digital melalui BTN Digital Store, Millennial Product Initiative of The Year atas keberhasilan produk BTN Prospera dalam menjangkau segmen muda, serta Customer Initiative of The Year untuk program layanan prioritas Plus by BTN yang menghadirkan pengalaman nasabah lebih personal dan eksklusif.

Capaian tersebut, mencerminkan komitmen BTN untuk terus beradaptasi menghadirkan layanan yang sesuai dengan gaya hidup masyarakat yang kian tech-savvy. Inovasi layanan dan produk keuangan tersebut juga dilakukan BTN untuk mendukung transformasi digital dan inklusi keuangan nasional. (asp)

Baca Juga: BTN Housingpreneur Ajang Inovasi Bangun Eco Green Living

Berita Lainnya

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Share via
Copy link